Bahaya Sakit Perut Di Bagian Bawah Kiri - Seratospersen

Breaking

Bahaya Sakit Perut Di Bagian Bawah Kiri


SERATOSPERSEN - Sakit perut sebelah kiri bawah yang biasanya disebabkan oleh beberapa gejala, seperti banyaknya gas, kurang serat, diare, hingga sembelit. Secara medis perut bagian kiri bawah merupakan letak ujung dari usus besar atau kolon. Bila merasa sakit atau nyeri pada bagian tersebut hanya dalam 1 atau 2 hari, anda tidak perlu cemas menanggapinya, tetapi bila sakit perut yang anda rasakan itu sering dan berkepanjangan ada baiknya anda segera periksa ke dokter. Berikut beberapa penyakit sakit perut pada bagian kiri :

Penyakit Sakit Perut Pada Bagian Kiri Bawah

1. Divertikulitis
Diverkulitis terjadi karena kantung-kantung kecil pada dinding kolon mengalami peradangan dan terinfeksi. Kantung-kantung kecil tersebut terbentuk karena adanya kelainan yang disebut divertikula.

Penyebab divertikulitis belum diketahui dengan pasti. Namun pola makan rendah serat dianggap cukup berperan pada kondisi ini. Karena tanpa serat, usus harus bekerja keras sehingga bisa memicu terbentuknya kantung-kantung pada dinding kolon yang lebih tipis, sehingga bkteri yang ada dalam kantung tersebut bisa menyebabkan infeksi atau inflamasi. Sehingga terjadilah penyakit divertikulitis.

Selain itu gejala seperti, mual, kembung, sembelit atau diare dan demam juga merupakan gejala divertikulitis.  Pergilah ke dokter untuk mengatasi divertikulitis, dokter akan memberikan antibiotik dan pereda nyeri.

2. Batu Ginjal
Batu ginjal merupakan kristal mineral yang terbentuk dalam saluran kencing atau ginjal. Batu ini dapat terjadi saat zat pembentuk batu atau kalsium berlebihan dan juga volume urine yang menurun.

Buang air kecil terus menerus, urine berwarna gelap, sakit pada bagian bawah perut, hingga mual adalah beberapa indikasi terjadinya batu ginjal. Penanganan pada batu ginjal dapat disesuaikan dengan penyebab dan tipe batu ginjal yang dialami.

Untuk batu ginjal dengan ukuran kecil, Anda bisa mengatasinya dengan terapi medis, minum air putih sekitar 3 liter per hari, dan mengonsumsi pereda nyeri. Sedangkan pada kondisi batu ginjal yang sudah parah, segera konsultasikan ke dokter, mungkin operasi perlu dijalani.

3. Hernia
Hernia merupakan kondisi dimana organ menekan keluar jaringan atau otot dari tempat yang tidak seharusnya. Penyebab hernia biasa diakibatkan dengan kondisi otot yang lemah lalu menerima tekanan yang berlebihan.

Faktor terjadinya hernia antara lain, usia, pascaoperasi, hamil, hingga mengangkat beban terlalu berat, sehingga memicu munculnya benjolan pada bagian tertentu, atau sering bisa muncul juga pada lipat paha.

4. Gas
Sakit perut sebelah kiri bawah juga dapat disebabkan karena terjebaknya gas dalam saluran pencernaan. Penyebab dari masalah ini masuknya udara saat Anda makan ataupun proses pencernaan alami yang bisa menghasilkan gas.

Merokok atau mengunyah permen karet.
Menyantap sajian yang menghasilkan gas, seperti brokoli, fruktosa (soft drink, bawang bombay), laktosa (gula alami pada susu), ataupun biji-bijian utuh (nasi merah, oatmeal).
Ada makanan yang tidak tercerna sempurna.
Ada bakteri penganggu di usus besar.

Kondisi ini pada umumnya tidak membutuhkan penanganan dokter tertentu. Namun bila kondisi tersebut disertai dengan sembelit, buang air besar disertai darah, muntah atau diare, hingga sensasi rasa terbakar di dada, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatannya.

5. Gangguan Pencernaan
Pada umumnya gangguan pencernaan terjadi karena penumpukan asam setelah makan. Asam bisa mengiritasi esofagus, lambung atau usus. Keadaan psikologis, seperti depresi, konsumsi alkohol berlebih, atau gangguan pada saluran pencernaan bisa menjadi pemicunya.

Rasa nyeri yang terjadi akibat gangguan pencernaan umumnya terjadi pada perut bagian atas dan dapat juga terjadi pada perut bagian bawah. Gejala ini biasanya cukup ringan, mungkin sering disertai dengan rasanya sensasi terbakar di dada, kembung, bersendawa, dan mual.

Penanganan mandiri, seperti menghindari pencetusnya, menjauhi makan makanan pedas, tidak makan sambil berbicara, dengan mulut terbuka ataupun terlalu cepat, bisa membantu. Tetapi bila kondisi tidak juga membaik dalam beberapa jam, sebaiknya hubungi dokter.

6. Penyakit Celiac
Pada umumnya tubuh pada penderita penyakit celiac tidak bisa mencerna gluten, yang terkandung dalam suatu makanan. Di balik kondisi autoimun ini belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Bila sakit perut bagian kiri bawah ini terjadi gangguan kronis atau jangka panjang biasanya ditandai pula dengan perut kembung, lelah, penurunan berat badan dan diare.

Itulah beberapa penyakit yang bisa saja terjadi akibat sakit perut di bagian kiri bawah yang harus anda tahu. Bila sakit perut terus menerus dan berkepanjangan, segera pergi kedokter untuk mendapatkan penanganannya. Terimakasih.

Pages