Dihindari Makanan Ini Agar Bau Badan Tidak Menyerang - Seratospersen

Breaking

Dihindari Makanan Ini Agar Bau Badan Tidak Menyerang


SERATOSPERSEN - Tidak banyak orang yang tahu, ternyata makanan yang kita kosumsi setiap hari juga bisa mempengaruhi bau badan kita, aroma tubuh kita. Beberapa makanan ternyata bahkan bisa menyebabkan bau badan.

Tambahan wawasan tentang bau badan: ketika suhu tubuh meningkat akibat efek dari kita stres, gugup, atau cuaca panas, hal ini akan mengatifkan kelejar keringat. Tapi, keringat sendiri sebenarnya tak berbau.

Bau badan adalah aroma yang dikeluarkan tubuh ketika kita sedang berkeringat. Bau ini dihasilkan ketika keringat yang muncul menyentuh permukaan kulit dan terkombinasi dengan bakteri yang ada, menurut Mayo Clinic.
Sedangkan untuk bau badan yang menyengat biasanya disebabkan oleh mengonsumsi makanan dengan elemen senyawa tertentu yang secara drastis bisa menajamkan bau sampai tak tertahankan.

Parahnya lagi, beberapa makanan penyebab bau badan menyengat ini digolongkan ke dalam kelompok makanan sehat. Untungnya, bau badan akibat makanan sifatnya sementara.

"Butuh waktu dua jam bagi tubuh sebelum mulai bau," ujar Debra Jailmain, dermatolog dan penulis buku Skin Rules: Trade Secrets From a Top Dermatologist, "Dan hal ini bisa bertahan selama beberapa jam."

Untuk menghindari bau badan, terutama saat akan menghadiri acara penting, berikut beberapa makanan yang perlu Anda hindari, mengambil dari halaman Men's Fitness, Senin (2/10/2017)

1. Daging Merah
Seporsi besar daging merah sulit untuk dicerna, sehingga akan menyisakan residu. Residu yang akan dilepaskan bersama keringat ini, ketika bercampur dengan bakteri di kulit, akan menajamkan bau badan, menurut Jailmain.

2. Sayuran curciferous
Kaya akan potasium dan antioksidan, sayuran seperti brokoli, lobak, brussel sprout, dan kembang kol mengandung belerang. Belerang adalah senyawa yang secara alami memiliki bau yang menyengat.

Sehingga, mengonsumsi sayuran yang menyehatkan tubuh ini akan menajamkan bau badan saat Anda berkeringat, bernapas, dan kentut.

3. Alkohol
Ketika Anda mengonsumsi alkohol, minuman ini akan terserap oleh tubuh dan dicerna menjadi asam asetik, yang kemudian dilepaskan melalui pori-pori kulit. Hal inilah kenapa, setelah seseorang mengonsumsi alkohol, bau mereka masih menyisa, walaupun sudah mandi.

Semakin banyak Anda meminumnya, akan semakin menyengat juga bau badan Anda.

4. Diet rendah karbohidrat
Kita menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi utama. Ketika karbohidrat dipangkas, tubuh akan terpaksa memproduksi keton, sebagai alternatif.

Namun, satu dari tiga keton yang diproduksi tubuh adalah acetone, yang menghasilkan bau menyengat yang unik, terutama pada napas.

Jadi, pastikan menu harian Anda tidak memangkas semua sumber karbohidrat.

5. Ikan
Ikan mengandung kolin, yang memberinya bau amis. Dan ketika dikonsumsi, kolin bisa juga bisa menimbulkan aroma yang menyengat.

"Beberapa orang tidak bisa mencerna ikan secara tuntas, sehingga mereka jadi berbau amis. Ini karena pelepasan senyawa bernama trimethylamine melalui keringat. Hal ini disebabkan oleh penyakit genetik keturunan yang bernama trymethylaminuria," jelas Jailmain.

6. Bawang-bawangan
Bawang putih dan bawang merah kaya akan senyawa belerang yang memberinya bau tajam. Ketika diserap ke dalam aliran darah, senyawa ini akan kembali keluar melalui paru-paru, sehingga membuat napas bau.

Bau bawang juga bisa keluar melalui keringat, yang akan membuat Anda bau badan. Namun, jangan menyingkirkan bawang dari menu harian, karena bisa mempercepat pencernaan.

7. Junk food
Junk food atau makanan cepat saji dipenuhi oleh bahan-bahan yang sudah dproses, yang akan meningkatkan kolesterol. Bahan-bahan di dalam junk food juga tidak memiliki molekul penitng klorofil, yang bisa membantu mengusir bau busuk dari tubuh.

Semoga dengan tambahan wawasan diatas dapat menjadikan pembaca lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan yang bisa menyebabkan bau badan tidak sedap yang merugikan buat kita sendiri.

Pages