Efek Jika Baterai PCX Hybrid Dilepas - Seratospersen

Breaking

Efek Jika Baterai PCX Hybrid Dilepas


SERATOSPERSEN - PT Astra Honda Motor menambah jajaran kendaraan roda duanya, dengan meluncurkan PCX Hybrid beberapa waktu lalu. Diproduksi langsung oleh AHM, ini merupakan motor hibrida produksi massal pertama di dunia.

Resmi diperkenalkan di ajang otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, motor buatan pabrikan Jepang tersebut saat ini sudah bisa dipesan konsumen.

Salah satu komponen utama di sistem hybrid ini adalah baterai Lithium-ion dengan spesifikasi 50,4 Volt berdaya 4 Ampere hours. Honda mengatakan, umur baterai tersebut mencapai delapan tahun.

Meski demikian, Technical Training AHM, Endro Sutarno mengatakan, kemampuan baterai akan mulai turun di usia pemakaian lima tahun.

"Memang untuk kemampuan turun. Tapi, tidak akan berpengaruh kepada performa motor, " kata Endro di Jakarta, Kamis 17 Mei 2018.

Pergantian baterai di usia pakai delapan tahun diperkirakan membutuhkan dana cukup fantastis, yakni Rp9-10 juta.

"Baterainya harus diganti. Kalau enggak diganti, nanti hybrid-nya enggak berfungsi. Jadinya sama saja dengan motor biasa. Untuk biayanya, itu masih perkiraan, kira-kira Rp9 juta sampai Rp10 juta," tuturnya. (ren)

Pages