Cara Mendidik Anak Percaya Diri Cerdas - Seratospersen

Breaking

Cara Mendidik Anak Percaya Diri Cerdas


SERATOSPERSEN - Tips kiat cara mendidik anak menjadi cerdas pintar percaya diri adalah merupakan hal yang penting diketahui dan dipahami dengan baik oleh para orang tua.

Anak cerdas pada umumnya adalah diartikan sebagai anak yang mudah dalam menangkap berbagai macam rangsangan dari luar dirinya, lingkungan untuk dapat diolah menjadi bahan pengetahuan sehingga anak bisa menyelesaikan masalahnya.

Dalam hal ini orang tua juga perlu secara dini menyiapkan anak-anak untuk menjadi anak yang pandai percaya diri semenjak dalam kandungan.

Mendidik anak dalam kandungan dalam Islam bisa dilakukan para orang tua dengan cara senantiasa berdoa agar anaknya menjadi anak sholeh sholehah, cerdas dalam ilmu dunia akherat.

Banyak beribadah dan berdzikir dan ini tentunya dilakukan oleh ibu bapaknya. Anak yang pintar pada umumnya dilahirkan oleh seorang ibu yang hebat pula. Bukan hanya pintar secara ilmu pengetahuan, ilmu keagamaan juga harus mendapat prioritas.

Berkomunikasi antara ibu dengan bayi janin dalam kandungan juga penting untuk dilakukan. Komunikasi dengan menceritakan kisah-kisah teladan dan hikmah, bercerita tentang kebesaran penciptaan alam semesta dengan melakukan sentuhan hangat penuh kasih sayang pada perut sang ibu yang sedang mengandung.

Sejak masih bayi, bahkan dimasa kandungan ajaklah bayi berbicara seseing mungkin. Seorang peneliti dari Sydney University mengatakan bahwa jika ingin mengajak berbicara pada bayi tidak harus dengan pujian atau guyonan. Meskipun seorang bayi belum bisa berbicara, tetapi terkadang mereka dapat merespon perkataan anda dengan sebuah ekspresi. 

Bukan hanya itu, otak bayi mengalami penyerapan sebegitu pesat hingga semakin lama banyak kosakata yang dipelajari. Sebagai contoh, bila anda memanggil nama bayi tersebut tidak akan lama bayi akan menoleh bila dipanggil namanya. Hal ini terbukti otak bayi menyerap semua perkataan yang didengar.

Cara Mendidik Anak
Berikut ini adalah beberapa cara mendidik dan merangsang anak menjadi pandai cerdas dan juga Percaya Diri antara lain adalah sebagai berikut :

Berikan ASI
Banyak penelitian yang menyatakan ASI mengandung banyak gizi yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi anak. ASI sangat bebas bakteri dan memiliki suhu yang normal sehingga sangat cocok untuk bayi, selain itu ASI dapat meningkatkan kecerdasan otak bayi dan meningkatkan antibody pada bayi. 

Selama proses menyusui, proses pendekatan bayi dengan Ibu akan lebih intim. Dan ketika bayi menginjak kanak-kanak, otaknya akan lebih pintar dibanding dengan bayi yang tidak diberi ASI. Baca dalam informasi berikut ini : Manfaat ASI Bagi Kecerdasan Anak.

Komunikasi dan Bercakap-Cakap Dengan Anak
Ceritakan beberapa kisah dongeng dan humor dan juga kisah hikmah teladan dalam agama. Mendengarkan orang dewasa berbicara membantu bayi dan kanak-kanak belajar, bahkan jika mereka kurang memahami apa yang kita para orang tua ucapkan. Kebiasaan ini juga membuat orang tua dan anak-anak dekat secara emosional.

Orang Tua Menjadi Contoh Teladan Pada Anak
Anak-anak kita akan belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain melalui cara ia berinteraksi dengan orang tuanya. Setiap orang tua akan perlu mengatakan “Tidak” dan “Boleh” sesekali, namun bahkan hal ini dapat menjadi momen bagi anak-anak untuk belajar bahwa Anda tegas dan jelas mengenai sikap, tindakan, dan kebiasaan yang Anda ingin mereka lakukan atau tidak lakukan. 

Puji anak Anda ketika mereka mematuhi ucapan Anda dan beri contoh mengenai kesopanan. Hal ini akan memberinya contoh yang jelas untuk diikuti dan diteladani.

Membaca Bersama
Membaca dengan suara keras bersama anak-anak adalah merupakan cara yang menyenangkan saat menghabiskan waktu bersama mereka. Bagusnya lagi, membaca dan melakukan story telling membantu kita para orang tua dalam rangka mengenalkan bahasa, huruf, dan perkembangan otak anak.

Menurut seorang pakar pendidikan Dr. Rosmarie Truglio, dengan membacakan anak cerita akan membuat anak mencintai buku bacaan, memberi kosakata baru di setiap cerita dan akan diserap oleh otak anak, ikut serta menambah keterampilan berbahasa pada anak. Tidak ada alasan terlalu dini, atau takut anak tidak mengerti. 

Dengan membacakan cerita setiap malam atau bahkan ketika anak tertidur akan membuat anak lebih pintar dalam berbahasa dan berkosa kata. Terlebih bila memberikan buku bacaan lengkap dengan gambar lucu dan menarik.

Bermain Dengan Anak
Dengan mengajak bermain pada si buah hati akan menambah keintiman hubungan antara orang tua dan anak. Selain mempercepat proses belajar lewat bermain, anak juga akan menemukan hal-hal baru, dengan bertambah kemampuan otaknya, mengenali bakatnya, bermain juga dapat menambah kebutuhan emosionalnya, dan mendapatkan hal-hal baru. 

Contoh permainan yang baik untuk perkembangan otak anak, adalah puzzle, teka-teki silang, menggambar, bermain musik, ketapel, dan lain sebagainya.

Perhatian Dan Kehangatan Keluarga
Kehangatan dan kasih sayang orang tua yang diperlihatkan dengan perhatian membantu menjaga kondisi emosi anak, mendidik anak dengan cara yang keras justru akan berdampak buruk bagi anak nantinya. Hindari pula kesalahan dalam mendidik anak.

Berikut beberapa contoh kesalahan dalam mendidik anak antara lain mendidik anak bersikap kasar, memenuhi seluruh permintaan anak yang tidak sesuai, mendidik anak dalam kemewahan, terlalu kikir pada anak, selalu berburuk sangka pada anak, menyerahkan pendidikan anak pada pembantu, mempercayai anak secara berlebihan.

Menjelaskan Banyak Hal
Jelaskan hal-hal yang pantas untuk mereka ketahui dan ingat misalnya menjelaskan tentang seorang penggali yang tengah membuat lubang galian di bangunan dekat rumah, atau tentang ikan kecil yang kita dan anak-anak lihat saat bertamasya ke pantai. Mengapa berbicara amatlah penting. 

Momen saat anak-anak untuk mendapatkan perhatian eksklusif dari Anda adalah momen yang sangat, sangat berharga. Jika Anda menghentikan apa pun yang sedang Anda lakukan dan mencurahkan perhatian Anda kepadanya, maka Anda akan memberi dorongan untuk perkembangan dan kepercayaan dirinya.

Mengembangkan Rasa Ingin Tahu Anak
Caranya, sebagai orang tua biasakan diri anda menunjukkan rasa ingin tahu kepada anak sejak kecil, sehingga sudah menjadi kebiasaan dan sifatnya menjadi anak yang kritis dan selalu ingin tahu akan hal baru, sehingga dia sendiri akan penasaran untuk mencari tahu, belajar hal-hal baru, otomatis semakin banyak yang dia pelajari dan hal ini akan membuatnya menjadi pintar.

Hindari Stres
Stress adalah suatu beban yang datang begitu saja dan berdampak pada psikologis setiap orang bahkan anak kecil sekalipun. Hal ini karena faktor lingkungan, sekolah, dan rumah. Penelitian terhadap anak-anak usia 9-12 tahun di University of Malaga, membuktikan bahwa hasil ujian pada anak yang mengalami stress mengalami perhatian yang sangat buruk, sulit berkonsentrasi di bandingkan anak yang tidak mengalami stress. 

Jalan keluarnya adalah orang tua harus lebih sering berkomunikasi dengan anak dan membantu anak menyelesaikan masalahnya. Menjadi orang tua tidak harus keras atau ingin dihargai oleh anak, jadilah orang tua yang dapat menjadi seorang teman bagi anak-anaknya. Dan setelah masalah terselesaikan berikan anak permainan yang menyenangkan agar cepat mendapatkan kebahagiaannya kembali.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

Pages