Cari Tahu Gejala Infeksi Prostat Sebelum Jadi Kanker - Seratospersen

Breaking

Cari Tahu Gejala Infeksi Prostat Sebelum Jadi Kanker


SERATOSPERSEN - Kelenjar prostat adalah organ reproduksi pada pria yang berada di bawah kandung kemih, besarnya sebesar kacang almond dan berfungsi memproduksi air mani. Serupa seperti wanita, pria juga mempunyai risiko mengalami penyakit organ reproduksi.

Salah satunya ialah infeksi prostat. Umumnya, infeksi prostat disebabkan karena virus atau bakteri yang masuk melalui uretra atau saluran kemih yang bila dibiarkan begitu saja dapat sebabkan impotensi. Lantas, bagaimana cara Anda mengenali gejala infeksi prostat?

Infeksi prostat dikenal dengan nama prostatitis, yang klasifikasinya dibagi menjadi 4 jenis. Beberapa antaranya prostatitis bakteri akut, prostatis bakteri kronis, prostatitis non-bakteri kronis, dan prostatodinia. Untuk mengetahui penjelasannya, simak selengkapnya berikut ini.

Prostatis bakteri akut
Biasanya, jenis ini ditandai dengan gejala susah buang air. Kondisi ini sangat mudah dideteksi dengan melakukan tes urin.

Prostatitis bakteri kronis
Meski jarang terjadi, jenis infeksi prostat yang satu ini memunculkan gejala nyeri pada saat atau setelah buang air, nyeri dibagian punggung bawah serta sakit pada testis.

Protatitis non-bakteri kronis
Umumnya jenis infeksi prostat non-bakteri ini kerap menyerang pria di segala umur. Gejala dari kondisi ini di antaranya terasa nyeri pada saat atau sesudah buang air kecil, nyeri di bagian alat kelamin, susah buang air kecil dan terasa sakit saat ejakulasi.

Prostatodinia
Infeksi prostatodinia tidak disebabkan karena bakteri ataupun virus lantaran tidak ditemukan bakteri pada urine. Gejala yang biasanya muncul jika seseorang mengalami infeksi ini adalah nyeri di area panggul, ditemukan darah dalam urin atau dalam air mani, nyeri ketika ejakulasi, demam, setiap ingin buang air kecil rasanya sangat susah untuk ditahan.

Secara umum, gejala dari infeksi prostat di antaranya rasa nyeri di area pinggang bawah. Infeksi prostat juga dapat menyebabkan gangguan seksual seperti sakit saat ejakulasi bahkan bisa sampai mengeluarkan darah, gairah atau libido menurun serta gangguan ereksi atau impotensi.

Mengapa infeksi prostat bisa terjadi?
Seseorang yang mempunyai riwayat keluarga terkena infeksi prostat, maka risikonya lebih besar. Disamping itu, faktor hormon juga mempengaruhi seseorang untuk terkena infeksi prostat. Adapun faktor-faktor lain yang menyebabkan infeksti prostat terjadi di antaranya:
  • Sistem pertahanan tubuh yang melemah
  • Gaya hidup yang buruk dan tak teratur serta kurang melakukan olahraga
  • Perokok aktif maupun perokok pasif
  • Sering stres
  • Pria dengan pinggul besar dan perut buncit sangat berisiko terkena infeksi prostat
  • Penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2

Itulah gejala dan juga faktor penyebab dari infeksi prostat, lalu seperti apa cara pencegahan dan pengobatan infeksi prostat?

Untuk mencegah terjadinya infeksi prostat sebaiknya Anda rutin berhubungan intim bersama istri Anda lantaran ejakulasi rutin bisa mengurangi risiko terkena gangguan prostat. Tapi, tentu saja tak disarankan berhubungan intim secara bebas, apalagi tanpa mengenakan pengaman.

Pencegahan juga dapat dilakukan dengan rutin berendam di dalam air hangat dengan posisi duduk. Disamping itu, konsumsi makanan bergizi dan berserat tinggi supaya buang air besar mudah sehingga tidak melukai bagian dalam organ dibawang pinggang.

Pages