Diagnosa Dan Pengobatan Meningitis - Seratospersen

Breaking

Diagnosa Dan Pengobatan Meningitis


SERATOSPERSEN - Diagnosa Dan Pengobatan Meningitis, Diagnosis terhadap penyakit meningitis sangat tidak mudah karena gejala tidak selalu terlihat jelas dan mungkin sering membuat orang bingung dengan kondisi lainnya seperti penyakit flu misalnya. Namun, ketika kemudian terlihat tanda-tanda yang tidak biasa atau gejala yang tidak mereda dalam jangka waktu tertentu, segera konsultasikan dengan dokter Anda. Penyakit ini tidak boleh dianggap enteng hingga dokter membuat diagnosis dan menyimpilkan tidak ada meningitis dalam tubuh Anda.

Tes diagnostik untuk meningitis meliputi hal-hal sebagai berikut:
  • Kultur darah: darah pasien diambil dari pembuluh darah yang kemudian dikirim ke laboratorium untuk diperiksa terhadap kemungkinan terdapatnya bakteri. Selain itu, stain Gram dapat ditambahkan ke sampel darah dan akan diperiksa dengan menggunakan mikroskop.
  • Pencitraan: CT scan dan sinar-X yang dilakukan pada kepala, rongga sinus, dan dada dilakukan  untuk mengetahui tentang kemungkinan terjadinya peradangan dan pembengkakan.
  • Spinal Tap (juga dikenal sebagai pungsi lumbal): adalah sebuah cara lain yang digunakan untuk mendiagnosa meningitis. Sederhananya, pungsi lumbal adalah prosedur di mana cairan serebrospinal (CSF) diekstrak dari dasar sumsum tulang belakang. Cairan ini kemudian dikirim untuk tes dan di analisis. Terdapatnya sejumlah besar sel darah putih dan protein, serta kadar glukosa rendah dalam CSF adalah indikasi dari meningitis.

Jika meningitis ternyata disebabkan oleh penyakit lain seperti kanker dan lain sebagainya, mungkin akan dilakukan test tambahan untuk memvalidasi hasil analisa.

Pengobatan Meningitis
Pengobatan terhadap meningitis akan tergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksi. Pengobatan untuk meningitis bakteri akan berbeda dengan  meningitis viral

Pengobatan Meningitis Bakterial:
  • Dalam kebanyakan kasus, pasien akan dirawat di rumah sakit.
  • Dokter akan memberikan obat antibiotik spektrum luas sampai penyebab sebenarnya dari infeksi dapat dipastikan. Setelah penyebab meningitis dikonfirmasi, dokter akan segera memberikan antibiotik intravena, atau obat-obatan seperti kortison sehingga memungkinkan pasien cepat sembuh dan untuk mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.
  • Kadang-kadang, dokter juga akan merekomendasikan intervensi bedah; seperti dalam kasus sinusitis atau akumulasi cairan yang menginfeksi antara tengkorak dan selaput otak.

Pengobatan untuk Meningitis Viral:
  • Gejala meningitis viral parah akan memerlukan rawat inap. Yang kemudian diikuti dengan  perlakuan yang sama seperti yang diberikan dalam kasus meningitis bacterial, yaitu dengan pemberian antibiotik.
  • Pasien yang didiagnosis dengan meningitis viral ringan tidak memerlukan pengobatan lebih lanjut. Dokter akan merekomendasikan agar pasien banyak istirahat, obat penghilang rasa sakit ringan untuk meringankan sakit kepala dan obat anti-muntah untuk mengontrol muntah mungkin akan diberikan.
  • Home remedy dapat dilakukan dengan mengurangi demam dengan cara menggunakan kompres, dan memastikan bahwa pasien mengkonsumsi cairan yang cukup dan tetap menjaga kesehatan.

Pengobatan untuk Meningitis fungal:
Penanganan terkait dengan meningitis fungal cenderung memiliki efek samping yang keras, oleh  karena itu biasanya ditahan hingga hasil laboratorium dapat mengkonfirmasikan diagnosis yang dilakukan.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

Pages