Donald Trump Terima Kim Kardashian, Bicara Tentang Penjara - Seratospersen

Breaking

Donald Trump Terima Kim Kardashian, Bicara Tentang Penjara


SERATOSPERSEN - Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan selebritas fesyen, Kim Kardashian, di Gedung Putih untuk membahas reformasi penjara bersama dengan beberapa pejabat Gedung Putih lainnya termasuk penasihat senior Jared Kushner.

"Pertemuan yang hebat dengan Kim Kardashian hari ini berbicara tentang penjara dan hukuman," tulis Trump lewat akun Twitter.

Ia juga mengunggah fotonya bersama Kardashian di Oval Office.

Kardashian meninggalkan Gedung Putih dengan sebuah SUV yang diparkir di Gedung Putih. Hal ini terbilang tak biasa sebab pada umumnya sebagian besar tamu VIP harus berjalan melalui gerbang sebelum mereka bisa menggunakan kendaraan mereka.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Trump untuk waktunya siang ini. Ini adalah harapan kami bahwa Presiden akan memberikan grasi kepada Alice Marie Johnson yang menjalani hukuman seumur hidup atas pelanggaran narkoba," kata Kardashian lewat Twitter, seperti dilansir Independent.

Kardashian telah berbicara tentang reformasi penjara sebelumnya dan berkampanye demi pengampunan Johnson yang merupakan seorang pelaku kejahatan nonkekerasan yang menjalani hidup tanpa pembebasan bersyarat. Minat Kardashian pada hal itu dipicu oleh video viral yang diunggah yang menggambarkan keadaan dan kasus sulit yang dihadapi oleh Johnson selama ini.

Sejak menjabat, Departemen Kehakiman era Trump telah mengubah kebijakan pemerintahan yang sebelumnya dipandang sangat toleran terhadap ganja di negara-negara yang telah melegalkan narkoba. Presiden sendiri telah menyarankan bahwa pengedar narkoba dan pedagang harus dieksekusi segera.

"Jika Anda menembak satu orang, makan akan memberi kehidupan meski memberi juga hukuman mati," kata Trump awal tahun ini menjelaskan alasan hukuman mati bagi pengedar narkoba. 

"Ini [pengedar narkoba] dapat membunuh 2.000, 3.000 orang dan tidak ada yang terjadi pada mereka," lanjut dia.

Sementara Kushner yang juga menantu Presiden Trump diketahui sedang mengejar agenda reformasi peradilan pidana yang berfokus pada peningkatan kondisi penjara dan mendorong lebih banyak program rehabilitasi untuk narapidana.

Pages