Manfaat ASI Bagi Kecerdasan Anak - Seratospersen

Breaking

Manfaat ASI Bagi Kecerdasan Anak


SERATOSPERSEN - Manfaat pemberian ASI membantu perkembangan otak dan meningkatkan kecerdasan anak terbukti pada beberapa penelitian terkait dengan manfaat pemberian ASI bagi bayi dan anak.

Manfaat ASI bagi kecerdasan bayi juga diungkapkan pada penelitian McGill University di Kanada yang dari hasil riset mereka menyimpulkan bahwa bayi yang mengkonsumsi meminum Air Susu Ibu menunjukkan hasil tes IQ yang lebih baik pada usia enam tahun seperti informasi yang dilansir edukasi.kompas.com.

Kandungan zat gizi nutrisi yang terdapat pada ASI ini ada tiga zat penting yang berkaitan dengan perkembangan otak dan kecerdasan anak dan bayi, yaitu asam lemak decosahexaenoic acid (DHA) dan arachidonic acid (AA), serta laktosa.

Baik DHA dan AA telah terbukti dapat membantu meningkatkan penglihatan dan beberapa respon motorik pada bayi dan batita. Sedangkan kandungan laktosa, yang merupakan golongan karbohidrat, memproduksi zat galaktolipid yang berperan penting dalam perkembangan sistem saraf pusat bayi dan anak.

Selain itu kandungan ASI seperti asam lemak dan bioaktif lainnya disinyalir sebagai komponen yang paling mempengaruhi dalam perkembangan mental anak. 

Hormon leptin, yang ditemukan dalam ASI, diketahui memberi efek positif pada beberapa bagian otak seperti hipokampus, hipotalamus, kelenjar pituitari dan adrenal. Efek positif ini diketahui mampu menurunkan kadar stress pada bayi

Manfaat ASI Eksklusif
ASI Eksklusif adalah pemberian ASI (air susu ibu) sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberi makanan lain, walaupun hanya air putih,sampai bayi berumur 6 bulan. 

Setelah 6 bulan, bayi mulai dikenalkan dengan makanan lain dan tetap diberi ASI sampai bayi berumur dua tahun.

Hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kecerdasan bayi yang dapat meningkatkan perkembangan sistem saraf yang lebih baik telah ditunjukkan pada sejumlah penelitian. Salah satunya, penelitian yang dilakukan oleh Horwoord dkk. 

Studi ini membuktikan pemberian ASI eksklusif berkaitan dengan kecerdasan anak pada usia 7-8 tahun, terutama kecerdasan verbal atau kemampuan untuk memahami atau menggunakan bahasa (verbal IQ), dan performance IQ atau kemampuan memahami dan memecahkan masalah sehari-hari selain bahasa, seperti mengerjakan persoalan fisika dan matematika. 

Horwoord mencatat bahwa pemberian ASI eksklusif pada anak yang diteruskan hingga usia 8 bulan atau lebih memiliki skor verbal IQ rata-rata 10,2 poin lebih tinggi, dan performance IQ rata-rata 6,2 poin lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak mendapat ASI.

Penelitian lain dilakukan oleh Morrow Tlucak M dkk pada sejumlah anak berusia 2 tahun yang mendapat ASI selama kurang dari 4 bulan, menunjukkan skor perkembangan kognitif yang lebih tinggi 3,7 poin dibandingkan anak yang tidak mendapat ASI. 

Sedangkan pemberian ASI eksklusif lebih dari empat bulan menunjukkan skor perkembangan kognitif lebih tinggi 9,1 poin. Kedua hasil ini menunjukkan adanya kaitan antara lamanya pemberian ASI eksklusif dan kecerdasan anak di kemudian hari

Di samping itu pemberian air susu ibu (ASI) dalam jangka lebih lama berhubungan dengan peningkatan kecerdasan, pembelajaran yang lebih panjang, dan pendapatan lebih tinggi saat dewasa, menurut hasil studi yang disiarkan jurnal The Lancet Global Health.

Setelah mengikuti perkembangan 3.500 bayi baru lahir selama 30 tahun, Horta dan koleganya menemukan bukti pertama bahwa memperpanjang pemberian ASI tidak hanya meningkatkan kecerdasan sampai usia setidaknya 30 tahun, tapi juga berdampak pada tingkat individual dan sosial lewat perbaikan pencapaian pendidikan dan pendapatan.

Untuk itulah pentingnya juga mengenal dan memahami akan Manfaat Nutrisi Gizi Vitamin Bagi Kesehatan Dan Kecerdasan Anak yang keduanya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya.

Kandungan manfaat Air susu ibu (ASI) telah lama diketahui sebagai nutrisi terbaik secara kualitas dan kuantitas pada saat masa lompatan pertumbuhan otak yang terjadi dari 0 sampai 6 bulan seorang bayi. 

Air Susu Ibu mengandung nutrisi yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina. 

Inilah juga termasuk di dalam perbedaan pemberian ASI dan Susu Formula pula.

Juga mengandung kolesterol untuk myelinisASI jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, serta koline yang mungkin meningkatkan memori. 

Selain untuk perkembangan otak, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan juga bagus untuk mempersiapkan sistem pencernaan bayi.

Pemberian ASI ekslusif jangka panjang tampaknya memperbaiki perkembangan kognitif anak-anak dan juga Menurut analisa riset, beragam asam lemak yang terkandung dalam ASI diyakini mampu meningkatkan kecerdasan. 

Selain itu, aspek fisik dan emosional dalam proses menyusui dapat menciptakan perubahan permanen pada perkembangan otak anak.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

Pages