Penyebab Bayi Menangis Rewel Dan Cara Mengatasinya - Seratospersen

Breaking

Penyebab Bayi Menangis Rewel Dan Cara Mengatasinya


SERATOSPERSEN - Mengatasinya Banyak hal yang bisa menyebabkan bayi dan anak menangis dan sulit untuk dihentikan tangisannya. Akan tetapi sebagai orang tua sudah seharusnya kita mengetahui akan penyebab bayi menangis dan juga cara tips kiat meredam tangisan bayi anak buah hati kita masing-masing.

Penyebab bayi menangis hal faktor utamanya yang sering kali didapatkan adalah rasa ketidaknyaman pada bayi anak itu sendiri. Rasa tidak nyaman itu bisa karena faktor lapar, faktor takut, rasa sakit pada anggota tubuhnya dan bayi mengekspresikan kesemuanya itu dengan bentuk tangisan bayi.

Faktor Penyebab Bayi Anak Menangis
Tangisan bayi kerap membuat orangtua mejadi frustasi cemas bahkan khawatir yang berlebihan. Para bunda ibu dan orang tua bakal mencoba segala cara agar bisa menghentikan tangisan buah hatinya. 

Penyebab bayi menangis secara pastinya tidak ada yang tahu karena bayi tak bisa mengungkapkan isi hatinya. Kondisi inilah yang membuat kaum ibu menjadi bingung dan takut.

Berikut hal-hal yang menyebabkan bayi menangis antara lain adalah sebagai berikut :

Rasa Lapar Haus
Ketika bayi menangis dan tidak dapat mengungkapkan apa yang menjadikannya menangis, bisa jadi hal ini karena lapar. Berbeda pada anak yang sudah bisa berkomunikasi dan berbicara maka hal ini akan bisa diungkapkan dengan perkataan rasa lapar yang dialaminya.

Menangis juga merupakan reaksi dari rasa lapar. Sinyal-sinyal lapar dari bayi bisa dikenali bahkan sebelum ia menangis. Yaitu biasanya bayi memegang mulutnya, tidak tenang meski digendong juga sering memasukkan jari ke mulut. 

Bila tanda itu sudah terlihat diiringi tangisan si kecil, maka sudah waktunya para bunda untuk segera menyiapkan makanannya meskipun hanya sekadar camilan.

Bosan Kesepian
Bayi juga bisa mengalami rasa bosan dan kesepian. Bayi memerlukan rangsangan dalam bentuk aktivitas yang menyenangkan, yaitu saat bermain bersama Anda. Memang benar, bayi bisa menghibur dirinya sendiri, namun ia tetap membutuhkan interaksi yang menyenangkan dengan lingkungannya.

Saat bosan dan kesepian, bayi akan menangis. Tangisannya akan terdengar seperti teriakan. Tangisan ini bukalah merupakan tangisan tidak nyaman, namun bayi merasa perlu mengeluarkan suara tangisan untuk menarik perhatian.

Dalam kasus lainnya, bayi juga akan menangis karena tidak mau sendirian. Ia membutuhkan kehangatan dari orang tuanya. Biasanya hal ini terjadi saat bayi ditidurkan, namun tak lama kemudian ia akan menangis begitu ia menyadari bahwa bundanya tidak ada didekatnya saat ia tidur. 

Ini bukan berarti bayi manja, tapi ia ingin menunjukkan bahwa ia membutuhkan kehangatan ibunya di dekatnya dan tidak ingin sendirian.

Proses Pertumbuhan Gigi
Proses pertumbuhan gigi bisa membuat bayi sering menangis. Rasa kurang nyaman akibat tumbuhnya gigi menimbulkan rasa sakit bagi sang bayi sehingga tak perlu heran bila ia mudah menangis atau rewel. 

Pada bayi yang berusia 4 hingga 7 bulan fase ini biasa dialami. Para orang tua bisa mengecek bila gusinya telah mengeras itu berarti mulai tumbuh gigi.

Lelah Dan Mengantuk
Bayi mungkin akan rewel dan menangis saat merasa terlalu lelah setelah bermain dengan keluarga orang tuanya. Apabila bayi mulai terlihat diam, bosan dengan mainannya, sering mengusap matanya dan mulai menguap, segera peluk erat dan ayun-ayunkan sambil berbicara lembut kepadanya. 

Biasanya bayi membuat suara-suara rewel yang lucu dengan mata tertutup dan tidak lama lagi dia akan tertidur lelap. Para bunda juga bisa menggunakan tips kiat menghentikan tangisan bayi oleh karena lelah dan mengantuk ini dengan memutarkan musik untuknya, pilih musik yang lembut dan menenangkan. 

Sebagai ibu tentu Anda mengetahui jam tidur si kecil. Namun rasa kantuk pada bayi bisa datang kapan saja selama masa awal pertumbuhannya. 

Saat bayi menangis Anda biasanya langsung menidurkannya, namun pastikan ia memang menguap atau cobalah memeluknya terlebih dahulu untuk menenangkan. Bila ia tak kunjung tenang dan bukan malah tertidur, tentu tangisannya pertanda lain.

Cara Mengatasi Menghentikan Tangisan Bayi
Bayi sudah kenyang, sudah tidur, dan sudah mandi sekaligus wangi, lalu mengapa tak juga kunjung berhenti menangis? Jangan-jangan ada yang salah dengan perawatan yang telah kita berikan dan lakukan pada buah hati kita.

Berikut beberapa kiat cara tips dalam menghentikan tangisan sang bayi antara lain adalah sebagai berikut :

Berikan Pelukan Dan Kehangatan
Memberikan pelukan penuh dengan rasa sayang dan penuh kelembutan merupakan cara yang efektif ketika kita sebagai orang tua menemui bayi atau pun anak kita menangis dan rewel.

Setelah itu kita coba cari penyebab mengapa bayi kita menjadi menangis. Pelukan dari sang ibu terhadap bayi akan membuat bayi menjadi terasa lebih nyaman baik dari segi fisik maupun emosional bagi sang bayi itu sendiri serta juga bagi para ibunya.

Bila bayi lapar maka berikan ASI. bila mengantuk maka tidurkan sang bayi.

Mendengarkan Musik
Redakan tangis bayi salah satunya adalah dengan menyalakan musik instrumental yang lembut, menyanyikan lagu nina bobo, dan menggendong bayi sembari ditimang-timang. 

Cobalah beberapa eksperimen memperdengarkan beberapa jenis musik untuk mengetahui mana yang dapat segera menenangkan bayi Anda.

Pijatan
Umumnya bayi senang akan sentuhan tulus dan penuh kasih sayang dari orangtua dan saudara dekat lainnya. Anda tak perlu khawatir, apakah ini bakal membuat bayi Anda sakit atau salah urat, karena selama pijatan yang Anda berikan ringan, lembut, dan dilakukan secara perlahan, hal tersebut akan menciptakan rasa tenang pada bayi.

karena memang banyak manfaat pijatan bayi bagi sang bayi itu sendiri. Yang tujuannya adalah memberikan rasa aman dan nyaman terutama bagi buah hati kita.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

Pages